Talk about time. Time never come back. Kecuali kalo kamu itu penjelajah waktu a.k.a time traveler. Film ini emang film jadul banget. Scene nya aja tahun 1995. Jadi ceritanya ini ada pria penjelajah waktu, tapi dia gk bisa mengendalikan kapan dia datang dan kapan dia pergi. Dia lihat ibunya meninggal tapi dia tidak dapat mencegah apa yg terjadi. Dia hilang menjelajah waktu disaat dia mau menikah tapi dia nggak bisa mengendalikan. Dia yg datang itu dari tahun yg lebih tua. Dia bertemu istrinya yg waktu itu berumur 6 tahun.
Istrinya yg waktu itu berumur 6 tahun menunggu si time traveller datang lagi ke padang rumput dimana mereka pertama kali bertemu, kedua kali bertemu sampe ketemu lagi pas istrinya berumur 24 di pertemuan berikut brikutnya Sampe akhirnya dia memutuskan menikah dengan istrinya itu.
“Aku mencintainya. Tapi aku tak bisa mengubahnya. Jadi aku kan menunggunya” gitu kata istrinya.
Memutuskan menikah dgn seorang time traveler.
Tapi masalah demi masalah muncul dalam pernikahannya. Dia kecewa punya suami yg ilang ilangan. Yg paling bikin dia sedih dia udah keguguran 2x. Sampe akhirnya dia berhasil punya anak. Anak yg juga time traveler tapi bisa mengendalikan kapan dia mau menjelajah waktu dan ke waktu kapan. Anaknya melihat gimana bapaknya meninggal sampe akhirnya dia sedih.
“kita nggak tau masa depan kita kayak gimana. Jadi jangan terlalu khawatirkan masa depan.”
“kita udah ngelewati masa lampau, dan kita nggak bisa kembali ke masa lampau. Jadi jangan sesalkan masa lampau.”
The end.