pelajaran hari ini.

muncul pertanyaan yg dari dulu selalu dan selalu saia ulurkan. pertanyaan yang dari dulu tak pernah aku dapat jawabnnya.

apa yang bisa membuat diri saya bahagia??

selalu saja saia tak pernah menenmukan jawabannya.

setiap orang pastinya memiliki jawabannya. tapi tidak dengan saia. saia belum menemukan jawabann atas pertanyaan saya diatas. dulu, sewaktu pengumuman spmb trus diterima di salah satu institut tersohor negeri ini. saia pikir saat itu saia bahagia bisa menjadi bagian dari institut ini. ternyata tidak. tugas2 yang disandang membuat stres. saia tau itu kewajiban tapi buanyaknya itu gg lazim.

tahun pertama berjalan. saia kira menjadi warga KMSI itu bahagia. mendapat jaket, bisa tenang ke kampus. gg dihantui oleh yang namanya pengkaderan. tapi. menjadi seorang warga mempunyai tanggung jawab lebih. bukannya saia tidak bahagia mengemban tugas2nya. tapi pada ujungnya membuat saya tidak bahagia.

tahun pertama berarti semester 3. di akhir2 semester suka yang namanya travelling ala biker. kemana2 naek motor. menyenangkan. bersama orang2 terkasih.tapi ujungnya kebahagian itu hanya sementara. saat ini sudah tak dilakukan lagi. ntah kemana pada sibuk semua.

semester berikutnya. semester 4. lagi seneng2nya ngampus. tugas juga gg seberapa banyak. membahagiakan karena hadirnya seseorang yang mendampingi melewati kerasnya hidup di  kampus perjuangan. a sweetheart. a hunny. tapi akhirnya putus tidak sampai di bulan ke 4. bukan kebahagian tentunya di akhir perjalanan. mengenaskan lebih tepatnya.

lalu, kebahagian apa yang akan saya dapat selanjutnya??? bertahan lamakah ia bersamaku. kemudian yang benar2 kebahagian itu yang mana??????

hanya waktu yang bisa menjawab. semoga Allah memberi petunjuk-Nya. Amiiieeeennn….🙂

tapi satu hal yang bisa ambil pelajaran hari ini (setelah menonton SERIGALA TERAKHIR di TP 21) janganlah jadi serigala yang tidak pernah puas menjadi dirinya sendiri. selalu ingin lebih dan lebih. dan tak sedikit serigala yang akan menghancurkan sodaranya sesama srigala. apapun akan diperbuat untuk memenuhi ketidakpuasannya itu.

oleh karena itu, saya selalu ingin hidup sederhana, tanpa ekspektasi berlebih tentang kebahagiaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s