bersedia. siap. yak!

sudah saatnya aku melepaskan semua bayangan masa lalu.

sudah bukan saatnya menangisi satu pintu yang tertutup dan melewatka pintu lain yg terbuka.

sudah saatnya meninggalkan kebiasaan lama melongok tetangga sebelah yang saat ini tumbuhan di tamannya sedang bersemi.

sudah saatnya membunuh harapan yang selalu muncul dalam hati.

saatnya untuk maenikmati hidup.

sudah saatnya membiarkan semua berjalan sesuai kehendak Tuhan.

saatnya untuk tidak berontak, merengek untuknya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s