Mamaku super woman.

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un..
Telah berpulang ke rahmatullah ibunda teman kami, Eliza, semoga beliau ditempatkan di sisi Allah SWT diampuni segala dosa-dosanya dan segala amal ibadah beliau selama di dunia di terima Allah SWT..

Seketika siang itu, setelah menerima sms, aku memikirkan mamaku sendiri. Ya Allah jagalah mamaku sebagaimana mama ku menjagaku ketika kecil. Tak membiarkan aku sakit sedikitpun. Jikalau terlanjur sakit, maka beliau akan merawatku sepenuh hati mengalahkan merawat dirinya sendiri. Jagalah mamaku Ya Allah.. aku mohon..

Sebelumnya, aku sempet sharing2 cerita2 apa yg sebenarnya seorang “IBU” lakukan. FYI, mamaku seorang ibu rumah tangga. Tidak bekerja. Tidak memiliki penghasilan sendiri. Mentok sekolah SPG (sederajat SMA). Tidak pernah kuliah. Bahkan kuliah jurusan finance. Tapi beliau mampu mengatur keuangan keluarga dgn baik. Itu hebat nya mama.

Mama nggak pernah belanja baju baru (berlebihan). Mama nggak pernah belanja aksesoris (berlebihan). Mama nggak pernah beli hal yg dipingin. Mama selalu menomer terakhirkan keinginannya. Apa yg dipunya ya itu yg dipake. Klo apa yg blum dia punya trus org lain udah punya, mama cuma bilang “pingin” tapi mama nggak pernah beli apa pun itu. Bahkan aksesoris kerudung itu dibeli mungkin hanya sekali setahun hasil dari dapet arisan.

*mulai berkaca-kaca mataku*

Siang itu mama sedang membagi-bagi uang gaji yg dikasih papa bulanan. Aku ikutan nimbrung.
Kenyataannya lebih pahit dr yg sebelumnya aku bayangkan.

Mamaku, mama yg aku kira cukup. Ternyata, setiap bulannya harus tekor. Harus melibatkan uang tabungannya sendiri. Gimana nggak tekor. Papa yg kalo ngasih uang paspasan. Mama kudu nambahin sendiri kurangannya. Sedangkan, anaknya yg nggak tau diri ini nambahin tagihan flash ama kredit sepeda. *Maaf mama*

Nggak belanja aja tekor. Apalagi belanja keinginannya. Malah tekor kuadrat.

Menurut mama gitu.

*aku mikir*

Ya Allah, mudahkanlah urusan mama.

Rahmatilah dan berkahilah rejeki kepada mama sehingga mama selalu cukup. Mama selalu kaya hati menghadapi semua.

Ya Allah, sabarkan lah hati mama.

Ya Allah, ampunilah segala dosa2 mama.

Mama udah baik hati selama ini, luangkan tempat terindah di surgaMU kelak ya Allah untuk ditempati oleh mamaku.

Aaaamiiiiinn…
Aaaaamiiinnn..
Aaaamiiinnn..
Ya Rabbal alamin…

*nangis*

Maafkan aku mama.
Ya Allah, maafkan aku.

Aku kudu nyelesein skripsi ku.
Terus aku kudu dapet kerja.
Terus aku kudu bisa segera ngasih mama uang.

Amin amin amin ya rabbal alamin…

😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s