Lava Tour and Waisak 2553 at Borobudur

One day, you’ll be just a memory. Do your best to be a good one.

And this would be one good memory in my mind. Dari macet-macetan bareng, kehujanan bareng, ketipu bareng.

Dimulai dari acara LavaTour di daerah Kaliurang. Berkeliling melewati bekas-bekas jalur lahar dari Merapi yang meletus di tahun 2010, melihat memori-memori dalam frame foto bekas tragedi atau bencana meletusnya gunung Merapi. Selesai berkeliling, dan cuaca yg kurang bersahabat karena hujan akhirnya lava tour harus dihentikan dan sembari menunggu pakaian kami sedikit kering, kami melanjutkan perjalanan ke Magelang dan berencana akan mengikuti prosesi upacara Waisak di Candi Borobudur.

Antrian sudah terlihat jauh sebelum gerbang masuk ke kawasan Candi Borobudur. Bahkan gerbang masuk di jalan raya Magelang ditutup karena sudah saking padatnya. Untungnya si sopir tau banget jalan-jalan tikus menuju Candi Borobudur. Sampai di Candi Borobudur, byuh antrian masuk udah panjang apalagi lahan parkirnya mungkin malah sudah abis. Entah akhirnya kelihaian supirnya dapet juga deh tempatnya.😀

Menunggu malam. Menunggu pesta lampion.

Tapi menunggu prosesi berdoa dkk. Lama sekali. Baju basah, kering, basah lagi sampe akhirnya kering lagi.

Menungggu itu menyakitkan Jenderal !

Menunggu pesta lampion eh lha kok lampion karena hujan dibatalkan dan diganti besoknya.

Pulang dengan hati kecewa tapi banyak cerita. Hehehehe.

Thankyou AldiTravel😀

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s