Lava Tour part 2 plus Ullen Sentanu Museum at Kaliurang :D

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14]: 7)

Alhamdulillah, Mama Papa masih ada umur, masih ada rejeki untuk mengunjungi Ajeng yang lagi diklat di Jogja. Bingung juga mau bawa Mama Papa kemana, apalagi datangnya sama Adek Ita’ dan Kakak Naya. Rencananya minta diantar ke Magelang. Ya udah siang itu, setelah Mama Papa nyampe tempat rumah Mbak Ma selesai bersih diri kita semua cabut ke arah Magelang. Jalan ke Magelang alhamdulillah lancar tapi sempet sebentar badai, hujannya dereeeees banget dan rapet, jarak pandang nggak sampai 100 m. Ampun nyetirnya. Tapi alhamdulillah, nyampe juga sore itu di Alun-Alun Kota Magelang.

Hal yang paling aku suka sewaktu nge-trip sama Mama Papa itu mereka suka cerita masa lalunya hidup di kota ini. Kadang engkel-2an kecil masalah nama tempat atau masalah cerita yang nggak sinkron itu lucu di dengernya. Serasa aku hidup di masa mereka, memahami masa muda mereka.😀

Tapi sayangnya, malam itu nggak ada satu buah pun kamar yang bisa ditinggali. Semua hotel penuh. Setiap hotel yg kami lewati penuh. Akhirnya yg kami lakukan hanya makan Kupat Tahu Magelang dan akhirnya ambil jalan kembali ke Jogja dan setelah beberapa telpon ke hotel2 di Jogja dapet hotelnya di Condong Catur. Ya sudah kami ambil saja daripada hotel Masjid. hehehee

Tapi ternyata hotel Kusuma Condong Catur itu bagus. Tempatnya oke. Kasurnya empuk. Masakannya enak. Recommended lah kalo ke Jogja pas hotel-hotel di tengah kota pada penuh. Terima Kasih.😀

Karena dapet hotel di Condong Catur akhirnya kami memutuskan ambil trip ke Merapi daripada trip ke Wonosari. Aku juga bingung kalo ke merapi mau ngapain. Palingan ke Museum, karena mikir keadaan Kak Naya juga. Tapi setelah nawari mereka Lava Tour, Mama Papa Adek tertarik dan akhirnya mau ambil Lava Tour trip. Terimakasih Lae Aldi yang sudah mengajak Lava Tour sebelumnya.. Hehehee.

Lava Tour start dari Museum Gn Merapi dengan harga 250rb. Kata guide nya sebenernya ada 3 startpoint Lava Tour, nggak hanya di Museum Gn. Merapi saja tapi entahlah aku lupa. Saat datang di Museum Gn. Merapi, saya tinggal bilang saja sama yang ada di Pos Penjagaan kalo mau ambil Lava Tour. Akhirnya dihubungkannya kami dengan supirnya dan akhirnya gak lama kemudian kami dapat seorang yang mengantar kami tour de Merapi.

Tournya sebenernya sama seperti yang Tour Merapi dengan Lae Aldi tapi kali ini karena membawa Kak Naya, sangat rawan sekali untuk off road. Akhirnya kami meminta kepada guide nya kalo kami lewat jalan-jalan yang normal aja. Tapi ternyata, nggak nyangka, Kak Naya itu kuat banget. Alhamdulillah selesai Lava tOur nggak sakit atau masuk angin. Tapi wajarlah kelaparan. Hehehhehe. Abis Sepiring mie goreng ala Kaliiurang sendirian. Cckckckckc. Keren Kak Naya!

Selesai Lava Tour akhirnya Papa mutusin tinggal sebentar di Wisma BDY sambil aku berberes barang2 yg mau dibawa pulang besok. Biar minggu depannya aku pulang nggak terlalu banyak bawaanya. Terimakasih Mama Papa.😀

Selesai berberes karena Kak Naya minta naik delman akhirnya berbeloklah kami ke Malioboro dan naik delman di Malioboro dengan harga 60rb sekali putar. Hehehe. Ya sudah demi Kak Naya. Selesai dari berkeliling akhirnya kami pergi ke UGM dan ambil duduk di SS alias Spesial Sambel. Warung makan sederhana dengan aneka macam sambal dengan tingkat kepedesan juga beragam. Kereen. Dan makan berlima nggak sampe 100rb. Papa aja kaget loh, kok bisa nggak sampe 100rb harganya. Kereeeeeenn😀

Terimakasih Mama Papa, semoga panjang umur, sehat selalu, banyak rejeki, dimudahkan selalu rejekinya. Biar bisa nemenin Ajeng sampe seterusnya.😀

[update]

oh iya kelupaan..

satu tempat lagi yang waktu itu dikunjungi. MUSEUM ULLEN SENTALU.

Tempat ini bener-bener wajib dikunjungi kalo pas pergi ke Yogyakarta. Museum Budaya Jawa lengkap dengan peceritaan oleh para guide yang jelas dan menarik. Saya aja yang asli dari sononya nggak suka dateng ke museum, tapi disini saya menikmati malahan sukaaaa banget sama museum ini. Penasaran di setiap koleksinya, apakah cerita yang terkandung didalamnya. Sampe-sampe kayaknya masyarakat juga dibuat penasaran karena kami yang masuk tidak bisa mengambil gambar dan akhirnya pun, postingan ni pun minim gambar dari museum budaya Jawa Ullen Sentalu. Setiap sudut ruangan ini memang suram jadi semakin kerasa daya magisnya. Dari bermacam-macam koleksi dan penjelasan sekaligus tempat pajangan yang ada disana saya sukaaaaa banget sama bagian yang menjelaskan kerajaan Mataram. Karena dari sana saya baru tau ternyata kerajaan Mataram itu yang dulu besarnya sekarang menjadi 4 daerah yaitu Keraton Kasunanan Surakarta, Keraton Kasultanan Yogyakarta, Istana Mangkunegara Surakarta, Istana Pakualam Yogyakarta. Ya begitulah sejarah, kalo nggak diabadikan, bagaimana anak cucu2 kita bisa tau..

Ruangan favorit saya selanjutnya ialah ruang syair Putri Tineke alias GRAj Koes Sapariyam, putri Sunan Surakarta yaitu Pakubuwono XI. Di ruangan ini terdapat kumpulan syair yang ditulis untuk dan oleh  Tineke sendiri. Selain syair ada pula surat kepada kerabat di Belanda atau paman atau kerabat Putri Tineke. Menarik sekali surat2nya, sayangnya hanya ada waktu beberapa menit saja singgah situ. Dan hingga saat ini, saya masih penasaran sama buku ada nggak ya yang isinya kumpulan syair itu.

Ruang berikutnya adalah ruang foto Siti Nurul Kusumawardhani. Seorang putri tunggal Mangkunegara VII. Parasnya ayu, dan berprestasi. Beliau pernah menari di Belanda di umur belasan tahun. dan dia merupakan dambaan para pesohor negeri bahkan Soekarno, Sultan HB IX, Djatikusumo dan Sutan Sjahrir menaruh hati padanya tapi ditolaknya semua itu karena Putri tidak ingin dimadu alias menolak poligami. Tetapi seseorang yg beruntung itu ialah  Sujarso Surjosurarso, seorang kolonel militer. Hingga saat ini beliau telah berusia 91 tahun dan tinggal di Bandung, Jawa Barat.

Sungguh pengalaman yang tidak terlupakan sewaktu berjalan dimuseum. Seakan semua kenangan itu berjalan bersama didalam.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s